Keseruan Hari Pertama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah Anak di SD Strada Santo Fransiskus
Tahun ajaran baru telah tiba! SD Strada Santo Fransiskus menyambut gembira 74 murid hebat dari kelas 1 hingga 6 dalam kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah Anak. Kegiatan yang berlangsung pada 13–17 Juli 2026 ini dirancang khusus agar anak-anak semakin mengenal, beradaptasi, dan merasa nyaman dengan rumah kedua mereka.

Keseruan hari pertama diawali dengan upacara pembukaan bersama. Seluruh murid mengawali langkah mereka dengan doa, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, Mars Strada, dan Jingle MPLS dengan penuh semangat. Anak-anak kemudian diajak menyaksikan video sambutan inspiratif dari Romo Josephus Ageng Marwata, SJ untuk Tahun Ajaran 2026/2027.
Suasana kebersamaan semakin terasa saat Kepala Sekolah, Ibu Setia Widowati, M.Pd., memberikan sapaan hangat yang dilanjutkan dengan momen perkenalan bersama Bapak/Ibu guru serta staf pendidik. Untuk memupuk semangat dan karakter, para murid juga kembali dikenalkan dengan Visi, Misi, Lima Nilai Dasar, serta Profil Lulusan Strada.
Bagian yang paling ditunggu-tunggu tentunya adalah waktu bermain! Anak-anak membaur dalam keceriaan melalui permainan estafet bola dan estafet kata menggunakan gerak. Permainan ini tidak hanya mengundang tawa, tetapi juga menjadi wadah yang tepat untuk melatih kekompakan, kerja sama, dan jiwa kepemimpinan.
Rangkaian kegiatan hari pertama yang luar biasa ini kemudian ditutup dengan refleksi serta doa. Melalui kegiatan MPLS hari pertama ini, SD Strada Santo Fransiskus berharap para murid dapat beradaptasi dengan lingkungan dan warga sekolah dengan baik, membangun rasa percaya diri, serta mulai menumbuhkan sikap kerja sama yang positif. Selamat datang di tahun ajaran yang baru, anak-anak hebat!
MPLS Hari Kedua: Hidup Sehat dan Sekolah Asri
Pada hari kedua, kegiatan berlanjut di kelas masing-masing. Meskipun dilakukan secara terpisah, seluruh kelas tetap menjalankan aktivitas mandiri dengan satu tema besar yang sama.
Seperti biasa, hari diawali dengan pembiasaan baik melalui doa pembuka, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars Strada untuk mengobarkan semangat para murid. Setelah itu, anak-anak diajak menonton video edukasi yang menarik tentang pentingnya mengonsumsi makanan sehat dan bergizi. Kekompakan di dalam kelas juga mulai diuji saat para murid berdiskusi menyusun komitmen kelas bersama-sama.
Kegiatan selanjutnya disesuaikan dengan jenjang kelas. Murid kelas 1 dan 2 diajak bertualang menjelajahi lingkungan sekolah agar semakin akrab dan nyaman dengan rumah kedua mereka. Sementara itu, murid kelas 3 hingga 6 berfokus mendalami Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) secara interaktif menggunakan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD).
Sebagai upaya menumbuhkan karakter yang disiplin dan positif, Bapak/Ibu guru kembali mengingatkan dan menegaskan tata tertib sekolah. Tidak lupa, murid-murid juga diajak untuk selalu menerapkan “7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat” dalam keseharian mereka. Rangkaian kegiatan hari kedua yang bermanfaat ini kemudian diakhiri dengan tenang melalui refleksi dan doa penutup.

MPLS Hari Ketiga: Belajar Efektif dan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat

Kegiatan dirancang khusus untuk membentuk kebiasaan belajar yang baik sekaligus menanamkan karakter positif dalam kehidupan sehari-hari. Mengawali hari dengan penuh syukur, kegiatan dibuka dengan doa bersama, disusul dengan lantunan semangat lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars Pramuka. Setelah jiwa nasionalisme dan kepanduan bangkit, anak-anak mulai diajak untuk mengenal lebih dekat mengenai struktur dan budaya di kelas mereka masing-masing.
Proses belajar di sekolah tentu tidak boleh membosankan. Oleh karena itu, Bapak dan Ibu guru membagikan rahasia bagaimana menciptakan suasana “Belajar yang Menyenangkan”. Murid-murid juga diperkenalkan dengan berbagai perlengkapan belajar yang akan mereka gunakan. Agar proses belajar semakin terarah, anak-anak berlatih mengatur waktu agar selaras dengan jadwal pelajaran, serta diajak untuk mulai berani menetapkan target belajar sederhana yang ingin mereka capai.
Tidak hanya fokus pada akademis, kesehatan tubuh tetap menjadi prioritas melalui sesi edukasi makanan sehat dan bergizi. Sebagai penguat karakter utama, Bapak/Ibu guru terus mengajak murid-murid untuk mempraktikkan “7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat” agar kebiasaan baik ini semakin melekat dalam diri setiap anak.
Seluruh rangkaian kegiatan hari ketiga yang padat wawasan dan penuh keceriaan ini kemudian disimpulkan melalui sesi refleksi yang menenangkan, sebelum akhirnya ditutup dengan doa bersama.
MPLS Hari Keempat: Disiplin, Kesehatan, dan Literasi Digital
Anak-anak diajak untuk menjadi pribadi yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga tangguh dan peduli terhadap lingkungan sekitar.
Kegiatan hari ini diawali dengan pembiasaan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) sebagai fondasi utama kesehatan para murid. Setelah itu, demi menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman bagi semua, Bapak dan Ibu guru menyosialisasikan tata tertib sekolah serta mengkampanyekan gerakan pencegahan perundungan (anti-bullying). Melalui langkah ini, sekolah berharap setiap anak dapat saling menghargai, melindungi, dan menyayangi layaknya sebuah keluarga.
Mengingat kita berada di era teknologi yang serba cepat, sekolah juga mengambil langkah proaktif dengan membekali anak-anak edukasi literasi digital dan etika bermedia sosial. Tujuannya tentu agar mereka tumbuh menjadi pengguna internet yang bijak dan beretika. Selain itu, murid-murid juga mendapatkan pemahaman penting mengenai bahaya NAPZA sebagai langkah preventif untuk melindungi masa depan mereka.
Setelah sesi edukasi dan kegiatan pembelajaran di kelas berlangsung, anak-anak diajak untuk langsung mempraktikkan rasa cinta lingkungan melalui “Operasi Semut”. Dalam aksi peduli kebersihan ini, seluruh murid bergotong royong menyisir dan membersihkan area sekolah. Kegiatan seru ini menjadi bukti nyata bahwa mereka siap menjaga keasrian rumah kedua mereka.
Seluruh rangkaian kegiatan yang penuh makna ini kemudian ditutup dengan sesi refleksi dan doa bersama. Melalui MPLS hari keempat ini, SD Strada Santo Fransiskus berharap dapat menanamkan kedisiplinan, gaya hidup sehat, penggunaan media digital yang bijak, serta mewujudkan lingkungan belajar yang benar-benar aman bagi setiap anak.
MPLS Hari Kelima: Pengembangan Diri dan Komitmen Belajar
Tiba saatnya di penghujung rangkaian kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) SD Strada Santo Fransiskus! Menutup minggu yang luar biasa ini, hari kelima mengusung tema “Pengembangan Diri dan Komitmen Belajar”. Fokus utama hari ini adalah mempersiapkan anak-anak untuk benar-benar siap melangkah di tahun ajaran yang baru.
Untuk menggali potensi dan minat bakat, kegiatan diawali dengan pengenalan berbagai program ekstrakurikuler yang ada di sekolah. Tak hanya itu, keberanian dan jiwa kepemimpinan mereka juga kembali diasah melalui Leadership Challenge, sebuah sesi permainan kepemimpinan yang seru dan menantang.
Memasuki sesi yang lebih serius, murid-murid diajak untuk berlatih bertanggung jawab melalui penyusunan komitmen belajar. Agar lebih terarah, mereka juga memetakan target belajar dan menyusun rencana aksi nyata yang ingin dicapai selama satu tahun ke depan. Ini adalah langkah awal yang sangat baik untuk membangun kedisiplinan dan budaya positif.
Setelah resmi mengikuti kegiatan pembelajaran reguler di kelas, seluruh rangkaian acara MPLS ditutup dengan khidmat melalui sesi refleksi dan doa bersama. Melalui kegiatan hari terakhir ini, SD Strada Santo Fransiskus berharap setiap anak memiliki motivasi belajar yang tinggi, jiwa kepemimpinan yang tangguh, serta komitmen kuat untuk terus berprestasi dan menebar hal positif di lingkungan sekolah.
Selamat belajar dan berprestasi!
“Siang Beraksi, Ukir Prestasi”
Recent Comments