Bulan Agustus selalu menghadirkan nuansa yang istimewa dan penuh semangat kebangsaan di lingkungan sekolah. Puncak kemeriahan ini terasa begitu kental ketika seluruh sekolah di komplek Daan Mogot bersatu padu melaksanakan upacara bendera bersama pada 17 Agustus lalu untuk memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Sejak pagi hari, barisan siswa telah memenuhi lapangan. Seluruh rangkaian upacara, mulai dari pengibaran bendera Merah Putih hingga menyanyikan lagu kebangsaan, diikuti dengan sikap tegak dan penuh khidmat.

Tahun ini, peringatan kemerdekaan mengusung tema besar “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”. Bagi siswa-siswi SD Strada Santo Fransiskus, tema ini bukan sekadar semboyan, melainkan harapan yang diwujudkan dalam keseharian di sekolah. “Berdaulat” berarti anak-anak diajak mandiri dalam belajar dan berani meraih cita-cita. “Adil” berarti berteman tanpa membeda-bedakan dan saling menghargai. Sedangkan “Makmur” dimulai dari kepedulian menjaga kebersihan dan kerukunan di kelas. Harapannya, hal-hal baik ini menjadi bekal mereka untuk tumbuh menjadi pahlawan masa depan yang menyejahterakan sekitarnya.

Semangat memaknai kemerdekaan tersebut sejatinya telah mulai dikobarkan sejak beberapa hari sebelumnya. Mengawali rangkaian perayaan, pada Kamis, 13 Agustus 2026, SD Strada Santo Fransiskus melaksanakan berbagai perlombaan yang semarak. Keseruan ini tidak hanya dirasakan oleh para siswa, tetapi juga turut dimeriahkan oleh antusiasme orang tua murid dan para guru.

Setiap jenjang kelas memiliki tantangan serunya masing-masing. Untuk siswa Kelas 1 dan 2, diadakan Lomba Estafet Bola dan Lomba Memindahkan Karet yang menguji ketangkasan serta kerja sama. Siswa Kelas 3 dan 4 unjuk kebolehan dalam Lomba Estafet Balon serta Lomba Piramid Gelas. Kemeriahan berlanjut di Kelas 5 dengan Lomba Bola Daster yang mengundang gelak tawa, disusul oleh Kelas 6 yang bersaing sengit nan ceria dalam Lomba Kempit Balon serta Lomba Tiup Bola.

Puncak keseruan ditandai dengan pertandingan spesial, yaitu Lomba Makan Kerupuk yang mempertemukan Orang Tua Murid melawan Guru.

Lebih dari sekadar hiburan, ajang ini menjadi sarana menanamkan karakter sesuai semangat perlombaan tahun ini: Sportif, Kreatif, Kompak, dan Berprestasi.

Tidak berhenti pada euforia perlombaan, kedisiplinan dan cinta tanah air siswa kembali dipupuk keesokan harinya. Tepat pada 14 Agustus, warga sekolah kembali menyatukan semangat untuk melaksanakan upacara peringatan Hari Pramuka ke-65. Mengenakan seragam cokelat kebanggaan, para siswa berbaris rapi menunjukkan jiwa Praja Muda Karana yang selalu siap sedia.

Sejalan dengan cita-cita bangsa, Hari Pramuka tahun ini mengangkat tema inspiratif: “Memantapkan Langkah Organisasi Mendukung Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045”. Meski terdengar seperti tugas orang dewasa, bagi anak usia SD, tema ini memuat pesan sederhana yang dekat dengan keseharian. Anak-anak diajak mempraktikkan rasa syukur lewat hal-hal kecil, seperti membawa bekal bergizi, tidak membuang-buang makanan, hingga ikut merawat tanaman di lingkungan sekolah dan rumah.

Melalui pendidikan kepramukaan dan peringatan kemerdekaan ini, kita berharap para siswa tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter tangguh, mandiri, serta peduli terhadap sesama dan lingkungan. Perpaduan dua perayaan bersejarah di bulan Agustus ini menjadi langkah nyata SD Strada Santo Fransiskus dalam menanamkan jiwa nasionalisme yang kokoh. Dengan semangat kemerdekaan dan nilai-nilai luhur Pramuka, mari bersama-sama menyiapkan generasi penerus yang disiplin, ceria, dan siap menyongsong Indonesia Emas.